Thursday, 13 February 2014 22:21

Gunung Kelud Meletus disertai Hujan Abu

Written by 

Setidaknya, ada dua letusan sangat dahsyat yang menyemburkan abu pekat ke angkasa. Letusan pertama disusul letusan kedua yang juga tak kalah dahsyatnya pada pukul 23.00 WIB. Kemudian disusul  letusan-letusan kecil yang terus bersahut-sahutan.

Pascaletusan, juga tercium bau belerang yang sangat menyengat hingga menyebar luas hingga radius 10 km. Kilat di atas Gunung Kelud juga terus saling sambar menyambar.

Suasana di pedesaan kawasan lereng Gunung Kelud, juga semakin mencekam. Karena warga berebut untuk mengungsi ke tempat aman.

Selain itu jalanan juga mulai tertutup asap pekat, yang mulai mengganggu pandangan. Ada sekitar 66.130 jiwa yang tinggal di zona 10 km dari kubah lava. Masih terdengar lutusan saling susul menyusul dari puncak Gunung Kelud disertai asap pekat yang membumbung ke angkasa. 

Ribuan masyarakat telah mengungsi akibat meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur. Saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung.

"Masyarakat diimbau mengungsi dengan tertib dan tidak panik. Masyarakat dihimbau mengungsi di luar radius 10 kilometer," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (14/2/2014).

Di sisi barat, menurut Sutopo, masyarakat telah mengungsi di Kecamatan Wates, Kecamatan Ponggok, Kecamatan Sanan Kulon, Kecamatan Gurah, Kecamatan Pare dan lainnya. "Warga diimbau tetap berada di dalam ruangan," ujarnya.

 Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta terus memantau aktivitas Gunung Kelud di Jawa Timur. Pasalnya, letusan gunung setinggi 1.731 meter itu belum sampai puncak.

"Ini belum mencapai puncaknya," kata Kepala BPPTKG, Subandriyo, Jumat (14/2/2014).

Menurut dia, letusan selanjutnya bukan mustahil akan lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan pertama pada pukul 22.50 WIB, Kamis, 13 Februari 2014. Getaran Gunung Kelud terekam seismograf di Stasiun Deles, Klaten, Jawa Tengah.

"Sumbernya (letusan) sangat dalam, seperti Merapi kemarin (2010)," paparnya. 

Dia juga memastikan, meletusnya Gunung Kelud tidak mempengaruhi aktivitas Gunung Merapi di Yogyakarta. "Merapi masih aman, tidak ada gejolak," ucapnya.

 

Sementara itu, Yulianto, petugas di Pos Pengamatan Gunung Merapi, Kaliurang, Sleman mengatakan, kondisi Merapi terpantau aman. "Merapi aman, tentram dan damai," paparnya.

Read 6843 times

Comment Us

http://www.mentarimedia.com/blog-jasa-pembuatan-website-design-advertising-surabaya-mentarimedia/84-8-air-terjun-paling-menakjubkan-di-dunia.html
How to get Coral Bonus full info