Blog MentariMedia Jasa Pembuatan Website
Sunday, 20 April 2014 17:16

Raden Adjeng Kartini

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2], maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit. Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda. Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.


Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkeling dan Zelf-onderricht, Zelf- vertrouwen dan Zelf-werkzaamheid dan juga Solidariteit. Semua itu atas dasar Religieusiteit, Wijsheid en Schoonheid (yaitu Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan), ditambah dengan Humanitarianisme (peri kemanusiaan) dan Nasionalisme (cinta tanah air). Surat-surat Kartini juga berisi harapannya untuk memperoleh pertolongan dari luar. Pada perkenalan dengan Estelle "Stella" Zeehandelaar, Kartini mengungkap keinginan untuk menjadi seperti kaum muda Eropa. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu. Pandangan-pandangan kritis lain yang diungkapkan Kartini dalam surat-suratnya adalah kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti. "...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu..." Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah. Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan Jawa yang lebih maju. Meski memiliki seorang ayah yang tergolong maju karena telah menyekolahkan anak-anak perempuannya meski hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu untuk ke sana tertutup. Kartini sangat mencintai sang ayah, namun ternyata cinta kasih terhadap sang ayah tersebut juga pada akhirnya menjadi kendala besar dalam mewujudkan cita-cita. Sang ayah dalam surat juga diungkapkan begitu mengasihi Kartini. Ia disebutkan akhirnya mengizinkan Kartini untuk belajar menjadi guru di Betawi, meski sebelumnya tak mengizinkan Kartini untuk melanjutkan studi ke Belanda ataupun untuk masuk sekolah kedokteran di Betawi. Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Ketika akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi saja setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini. Pada pertengahan tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun pupus. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi. Saat menjelang pernikahannya, terdapat perubahan penilaian Kartini soal adat Jawa. Ia menjadi lebih toleran. Ia menganggap pernikahan akan membawa keuntungan tersendiri dalam mewujudkan keinginan mendirikan sekolah bagi para perempuan bumiputra kala itu. Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku. Perubahan pemikiran Kartini ini menyiratkan bahwa dia sudah lebih menanggalkan egonya dan menjadi manusia yang mengutamakan transendensi, bahwa ketika Kartini hampir mendapatkan impiannya untuk bersekolah di Betawi, dia lebih memilih berkorban untuk mengikuti prinsip patriarki yang selama ini ditentangnya, yakni menikah dengan Adipati Rembang.

Wikipedia.org

Peringati Hari Kartini, 21 Perempuan Ikut Touring Sepeda 843 Km

Published in Profile

JAKARTA - Sebanyak 21 perempuan Indonesia akan melakukan touring bersepeda sepanjang 843 kilometer, melalui beberapa kota yang berada di dua provinsi dalam merayakan Hari Kartini juga, yaitu Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Ke-21 srikandi yang terpilih mewakili kaum hawa ini mengikuti kampanye menggalakkan transportasi bersepeda yang sehat dan ramah lingkungan. Mereka terpilih dan lolos tes dari 95 peserta yang mendaftar dari seluruh Indonesia. Ke-21 perempuan ini terdiri dari ibu rumah tangga, karyawati, dan mahasiswi.

Berusia antara 21 dan 44 tahun, serta berbadan sehat. "Mereka merupakan wanita biasa, tapi miliki passion yang tinggi terhadap kegiatan bersepeda ini. Mereka akan menjadi wakil pesepeda wanita yang berkesempatan untuk mengumpulkan pengalaman berharga tersebut," kata Toto Sugito, Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia sebagai pelaksana kampanye ini di Jakarta, Senin (14/4/2014). Seklie Patyuniestari, Humas dan Publikasi Komunitas B2W Indonesia, menambahkan kegiatan yang keempat kalinya ini berlangsung 21-30 April 2014. Touring bersepeda ini menempuh jarak sekitar 843 km, dari Kota Mamuju, Sulawesi Barat, menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan. "Kami selalu mengambil tanggal 21 April, karena untuk mengenang Hari Kartini dan tokoh-tokoh perempuan Indonesia lainnya.

Untuk acara kali ini kami mengangkat tokoh pahlawan perempuan Indonesia dari Sulawesi," ujarnya. Pahlawan wanita dari Sulawesi yang diangkat kali ini, katanya, adalah Opu Daeng Risaju yang berasal dari Palopp, Andi Depu dari Polewali Mamasa, Emmy Saelan, pejuang wanita di garis depan yang berasal dari Makassar. Selain itu, Maria Walanda Maramis, sosok yang dianggap sebagai pendobrak adat, pejuang kemajuan, dan emansipasi wanita di dunia politik dan pendidikan yang berasal dari Manado.

Seklie mengatakan perjalanan selama 9 hari melewati dua provinsi tersebut, akan dilakukan dalam 8 etape, yaitu etape 1 Mamuju--Majene (142 km), etape 2 Majene--Pinrang (116 km), etape 3 Pinrang--Anggeraja (65 km). Etape 4 Anggareja--Rantepao/Toraja (110 km), etape 5 Rantepoa--Belopa (112 km), etape 6 Belopa--Pare-pare (165 km), etape 7 Pare-pare--Pankajene (103 km), dan etape 8 Pankajene--Makassar (50 km). "Kampanye bersepeda ini bukanlah lomba bersepeda. Jadi bukan ajang kompetisi atau balapan. Tujuannya adalah mengajak perempuan senang bersepeda, dan memperingati semangat perjuangan kaum wanita, serta meneruskan obor semangat para pahlawan wanita Indonesia," tambah Seklie.

bisnis.com

Published in Berita
Thursday, 10 April 2014 13:46

8 Air Terjun Paling Menakjubkan di Dunia

VICTORIA

Dianggap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban alam dunia dan merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. Ditemukan pertama kali oleh David Livingstone pada tahun 1855 dan dinamai Ratu Victoria dari Inggris, Victoria Falls terletak di perbatasan antara Zambia dan Zimbabwe. Zambia menyebutnya 'Mosi-oa-Tunya' - "asap yang bergemuruh" - sementara Zimbabwe menyebutnya Victoria Falls. Ini adalah air terjun terbesar tunggal dalam dunia mencakup lebar 1.7km, ketinggian 108m, dan arus rata-rata 1 juta liter per detik. Semprot yang dihasilkan, atau asap, kadang-kadang dapat dilihat dari sampai 25 mil jauhnya.

 Mentarimedia

AIR TERJUN NIAGARA

Air terjunyang paling terkenalAmerika Utara-Niagara-terletak di perbatasanantaraOntariodanNewYork.Ada banyak versitentang bagaimanaair terjunmendapatnames.Niagaramerekadapat berasal darikataIroquoistua untuksungai-Onguiaahra-"TheStrait",danAir Terjun Horseshoeyangterkenaluntuk menyembunyikansemangatDia-Tidak,gunturIroquoisTuhan.Meskipunmereka benar-benarbesardalam ukuran,hanya6.000.000kaki kubikaliran airsetiap 60detik.Selaindayabaku,air terjun adalahmudah salah satuyang paling mudah untukmengakses dan melihatdari segala macamsudut.

Mentarimedia

 

AIR TERJUN MALAIKAT

Dengan total ketinggian 807m (dengan jumlah tetes 979m), adalah air terjun tertinggi di dunia, dengan ketinggian tertinggi dari air yang jatuh di planet ini. Orang-orang Venezuela Penom disebut 'Kerepakupai Meru' - "air terjun dari tempat terdalam". James "Jimmy" Malaikat tang membuatnya dikenal dunia pada bulan Oktober 1937. Keberadaannya menentang logika sebagai sumbernya tidak lain adalah hutan awan basah di dataran tinggi dari Tepuy tersebut. Tidak ada keraguan tentang hal itu, tidak ada yang seperti air terjun ini dan petualangan. Air terjun ini mendapatkan Julukan thelost Lost World (Mundo Perdido) untuk kesempatan untuk melihat dunia ini lewat puncaknya, dengan meninggalkan kesan abadi.

 Mentarimedia

 

Air Terjun Kaieteur

Guyana memiliki air terjun terbesar di dunia. Lima kali lebih tinggi dari Niagara dan dua kali tinggi Victoria Falls, rakasa berbentuk persegi panjang ini 741ft 370ft tinggi dan lebar. Di atas Guyana Perisai kuno di tengah-tengah dari beberapa hutan hujan yang paling murni yang tersisa di planet ini, ini benar-benar keajaiban dunia. Kaieteur dinamai Central Guyana Patamona kepala suku bernama "Kai," yang mengorbankan dirinya dengan kano atas air terjun untuk menyenangkan semangat besar Makonaima untuk menyelamatkan umat-Nya dari suku biadab yang merampok tanah mereka. Kata "Teur" berarti "jatuh" dalam dialek mereka.

Mentarimedia 

 

Sutherland

Tiga lompatan spektakuler sebesar 1.904 meter adalah yang tertinggi dari mereka. Bagian dari daya tarik ini jatuh dari  dua tepian utama di dinding gunung. Dinamakan penemunya Donald Sutherland, yang menemukan air terjun untuk mencari rute baru ke Danau Wakatipu. Mengingat lokasinya yang terpencil jauh di dalam Taman Nasional Fiordland yang liar dan indah (juga Kawasan Warisan Dunia).

 

Yinlianzhuitan waterfall

Air terjunspektakulerinimuncul darisungaiYangtzedi Cina.Ini adalahsalah satu air terjunpaling indah didunia.Di antarabanyak air terjun,air terjunYinlianzhuitanbukanlahyang tertinggiatau yangterbesar,tapikeindahan yang unikdanmelankolisakan membuat Andamenyukainyapada pandangan pertama.Air terjun10meter-tinggiberbentuk seperticorong,dengansemua airmengalir kekolam renangdi bagian bawah.Penyebaranairdi bebatuansepertidaunteratai,juga sepertiribuanrantai perakjatuh ke bawah.

Mentarimedia 

 

Baatara gorge

Air terjun di Tannourine, Lebanon. Air terjun turun 255 meter (837 kaki) ke Baatara Pothole, sebuah gua kapur Jurassic terletak di Lebanon Mountain Trail. Hanya ditemukan pada tahun 1952 air terjun Baatara di Lebanon adalah sesuatu yang lebih dari sedikit tidak biasa. Ditemukan pada tahun 1952 oleh Perancis bio-speleologist Henri Coiffait, air terjun dan sinkhole yang menyertainya sepenuhnya dipetakan pada 1980-an. Gua ini juga dikenal sebagai "Cave of the Three Bridges."

 

AIR TERJUN API

Taman Nasional Yosemite adalah tempat yang indah untuk menikmati alam, tapi salah satu hal yang paling spektakuler untuk melihat adalah Api yang terjun/Air Terjun api/Horsetail.Padamatahari terbenamHorsetailTerjunterkenadengancahaya darimatahari terbenamdanditempat yang tepatuntuk menerangiair terjun,sehinggatampakterbakar.Jika semuanyadatang bersama-samadan kondisi yangtepat,Firefallakan menyalaselama sekitar sepuluh menit.Untuk melihatHorsetailJatuhbersinar merahdarahadalahpengalaman yang hampirsupranatural.Hari-hari iniratusanfotograferdan penontonmengunjungiYosemite Valleysetiap bulan Februari,berharap untukmelihat sekilaslangkafenomena alam yang menakjubkanini.


 

More Read....

Published in Artikel
Wednesday, 02 April 2014 16:25

15 Tempat yang Mengagumkan

Hellow sobat, Mentarimedia ingin berbagi tentang 15 Tempat yang mengagumkan Planet Kita. Seindah indahnya planet lain, tetap yang paling indah itu Bumi. maka dariitu kita harus jada Bumi kita dan Keindahan sebuah planet bisa dinilai dari bentuknya yang indah, warna yang menarik, maupun keanekaragaman unsur didalamnya.Read More On Mentarimedia


Berikut rangkuman dari Mentarimedia tentang "15 Tempat yang mengagumkan Planet Kita" 

1. Lost Valley Vietnam

 Read More On Mentarimedia

2. Lions Rock Sri Lanka

 

 

3.Bamboo Forest, China

 

 

4. Black Forest, Germany

 Read More On Mentarimedia

 

5. Hitachi Seaside Park, Japan

 

6. Lake Hillier, Australia  


 

 7. Mendenhall Ice Caves, Alaska

 

 

8. Mount Roraima, South America

 

 

9. Red Beach, China

 

 

10. Tunnel of Love, Ukraine

 

 

11.Wisteria Flower Tunnel, Japan

 

 

12. Zhangye Danxia Landform, China

 

 Read More On Mentarimedia

13. Reed flute lake in Guilin, China

 

 

14. Twelve Apostles Great Ocean Road Australia

 

15. Beachy Head Chalk Cliff in Southern England nicknamed, Edge of the World.

 

Trimakasih telah Melihat "15 Tempat yang Mengagumkan Planet Kita"  salam Mentarimedia

Published in Review
Tuesday, 01 April 2014 15:29

Dalang Asep Sunandar Sunarya Tutup Usia

Dalang wayang golek khas Sunda, Asep Sunandar Sunarya meninggal dunia di RS Al Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (31/3). Asep tutup usia pada pukul 14.20 WIB akibat serangan jantung yang dialaminya .

Menurut asisten Asep, Jajang Rukmana, di Bandung, dalang kreatif dan komunikatif tersebut merasakan nyeri dada saat berada di rumahnya sehingga langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. "Beliau meninggal di rumah sakit, dan menurut dokter akibat serangan jantung," katanya Senin.

Ia mengatakan, "Abah Asep memang memiliki riwayat penyakit jantung, dan rencananya keluarga akan membawa berobat ke Singapura pada 13 April 2014. Namun, Allah menentukan lain."

Asep Sunandar Sunarya adalah maestro dalang wayang golek yang mampu membuat sosok wayang menjadi lebih atraktif dan komunikatif dengan penonton, misalnya membuat mainan helikopter yang dapat dinaiki tokoh cerita wayangnya.

Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 3 September 1955, dan rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Jelekong Baleendah, Kabupaten Bandung.

Published in Berita

Comment Us

http://www.mentarimedia.com/blog-jasa-pembuatan-website-design-advertising-surabaya-mentarimedia/53-jasa-pembuatan-website-yang-menawarkan-desain-website-terjangkau-dan-layanan-hosting-mentarimedia.html
How to get Coral Bonus full info